Kab. Madiun–Kota Caruban (MTsN 10 Madiun) Jum’at, 12 Juni 2026 MTsN 10 Madiun resmi menjalin kerja sama dengan Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Madiun. Kerja sama ini dikukuhkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung di Kantor Perpustakaan Kab. Madiun di pusat pemerintahan di Kota Caruban.
Sinergi strategis ini bertujuan untuk mengintegrasikan layanan perpustakaan daerah dengan perpustakaan madrasah, sehingga para siswa dan tenaga pendidik dapat mengakses ragam referensi yang lebih luas dan berkualitas.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Madiun Kus Hendrawan menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam menjemput bola untuk mencerdaskan generasi bangsa.
”Kami ingin perpustakaan tidak lagi dianggap sebagai tempat yang membosankan, melainkan pusat kreativitas dan sumber ilmu yang menyenangkan. Melalui MoU ini, kami siap mendukung penambahan koleksi digital, pendampingan pengelolaan perpustakaan, hingga menghadirkan layanan perpustakaan keliling secara berkala ke MTsN 10 Madiun,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala MTsN 10 Madiun Nur Habib Mustofa menyambut baik dan menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terlaksananya kerja sama ini. Menurutnya, di era digital saat ini, tantangan terbesar pendidik adalah mengalihkan fokus siswa dari ketergantungan gawai (gadget) yang negatif ke arah literasi yang produktif.
”Kerja sama ini adalah angin segar bagi kami. Dengan adanya dukungan langsung dari Dinas Perpustakaan Kabupaten Madiun, kami optimis budaya membaca di MTsN 10 Madiun akan meningkat pesat. Ini juga menjadi langkah penting bagi perpustakaan madrasah kami untuk bertransformasi menuju perpustakaan yang lebih modern dan terakreditasi,” ungkap Kepala Madrasah.
Poin-Poin Utama Kerja Sama (MoU):
1. Silang Layan dan Perpustakaan Keliling: Kehadiran armada perpustakaan keliling secara rutin untuk memberikan variasi bacaan baru bagi siswa.
2. Pembinaan Pengelolaan Perpustakaan: Pelatihan dan pendampingan bagi staf perpustakaan madrasah dalam hal tata kelola arsip dan digitalisasi perpustakaan.
3. Kegiatan Literasi Bersama: Pengadaan workshop, lomba sinopsis, atau bedah buku bersama guna memicu kreativitas siswa.
Acara penandatanganan MoU ini ditutup dengan sesi foto bersama dan peninjauan langsung kondisi Perpustakaan Kabupaten Madiun oleh sejumlah pustakawan dan siswa siswi MTsN 10 Madiun.
Melalui kemitraan ini, kedua belah pihak berharap dapat mencetak generasi muda Madiun yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga kaya akan wawasan dan berkarakter mulia. (Alwi-Humas)